Apakah Stem Cell itu?

Stem Cell atau kita mengenalnya sebagai sel induk, adalah sekelompok sel yang tidak terdiferensiasi yang mampu berdiferensiasi menjadi tipe sel khusus.

Umumnya, sel induk berasal dari dua sumber utama, yaitu :

  • Embryonic Stem Cell, adalah stem cell yang terbentuk pada fase blastokista perkembangan embriologis
  • Adult Stem Cell, yaitu sel induk yang dewasa. Stem cell dewasa paling banyak ditemukan di dalam sumsum tulang.

Kedua jenis ini berpotensi untuk berdiferensiasi menjadi tipe sel yang berbeda (seperti kulit, otot, tulang, dll.).

Sel Induk Embrionik ( Embryonic Stem Cell )

Sel induk embrionik berasal dari embrio manusia berumur empat atau lima hari yang berada dalam tahap pengembangan blastokista. Embrio yang dibuat di klinik IVF (in vitro fertilization) biasanya dilebihi jadi ada beberapa sel telur yang dibuahi dalam tabung reaksi, namun hanya satu yang terbaik yang ditanamkan ke rahim wanita.

Reproduksi seksual dimulai saat sperma pria membuahi sel telur wanita untuk membentuk sel tunggal yang disebut zigot. Sel zigot tunggal kemudian memulai serangkaian pembelahan, membentuk 2, 4, 8, 16 sel, dan seterusnya. Setelah empat sampai enam hari - sebelum implantasi di rahim - massa sel ini disebut blastokista. Blastokista terdiri dari massa sel dalam (embrioblast) dan massa sel luar (trofoblas). Massa sel luar menjadi bagian dari plasenta, dan massa sel dalam adalah kelompok sel yang akan berdiferensiasi menjadi semua struktur organisme dewasa. Massa terakhir ini adalah sumber sel induk embrionik - sel totipoten (sel dengan potensi total berkembang menjadi sel di dalam tubuh).

Pada kehamilan normal, tahap blastokista berlanjut sampai implantasi embrio di dalam rahim, pada saat mana embrio disebut sebagai janin. Hal ini biasanya terjadi pada akhir minggu ke 10 kehamilan setelah semua organ utama tubuh telah tercipta.

Namun, ketika menguraikan sel induk embrionik, tahap blastokis memberi sinyal kapan mengisolasi sel induk dengan menempatkan "inner cell mass" blastokista ke dalam cawan petri. Karena tidak memiliki rangsangan yang diperlukan untuk membedakan, mereka mulai membagi dan mereplikasi sambil mempertahankan kemampuan mereka untuk menjadi tipe sel apa pun dalam tubuh manusia. Akhirnya, sel yang tidak berdiferensiasi ini dapat dirangsang untuk menciptakan sel khusus.

Sel Induk Dewasa ( Adult Stem Cell )

Sel induk dewasa atau somatik ada di seluruh tubuh setelah perkembangan embrio dan ditemukan di dalam berbagai jenis jaringan. Sel induk ini ditemukan di jaringan seperti otak, sumsum tulang, darah, pembuluh darah, otot rangka, kulit, dan hati. Mereka tetap dalam keadaan diam atau tidak membelah selama bertahun-tahun sampai diaktifkan oleh penyakit atau cedera jaringan.

Salah satu contoh sederhana kerja Stem Cell: pada saat tangan kita tergores pisau, jaringan sel kulit kita ada yang terluka, perubahan dalam anggota tubuh kita akan mengaktifkan Stem Cell untuk menggantikan sel kulit kita yang terluka tadi.

Sel induk dewasa dapat membelah atau memperpanjang sendiri tanpa batas waktu, memungkinkan mereka menghasilkan berbagai jenis sel dari organ asal atau bahkan meregenerasi keseluruhan organ asli. Umumnya kemampuan sel induk dewasa dianggap terbatas untuk berdiferensiasi sesuai jaringan asalnya, namun ada beberapa bukti yang menunjukkan bahwa sesungguhnya stem cell ini dapat berdiferensiasi menjadi jenis sel lainnya.